Candi Merak

Candi Merak

Candi Merak

Keindahan Kuno yang Menyendiri

Di tengah hiruk pikuk Klaten, dan sedikit jauh dari kluster candi besar seperti Prambanan dan Sewu, terdapat sebuah warisan kuno yang menawarkan ketenangan dan keindahan arsitektur Mataram Kuno yang otentik yaitu Candi Merak.

Tersembunyi di kawasan Karangnongko, Klaten bagian utara, candi ini seolah menjadi penjaga rahasia sejarah di kaki Gunung Merapi. Meskipun ukurannya relatif kecil, Candi Merak memiliki nilai arkeologis yang sangat tinggi, menampilkan detail arsitektur klasik era Hindu yang memukau. Mari kita ungkap mengapa Candi Merak adalah hidden gem bagi para pecinta sejarah dan ketenangan!

Keunikan Arsitektur Khas Hindu Klasik

Candi Merak menunjukkan arsitektur Hindu-Jawa kuno yang sangat khas, diperkirakan berasal dari abad ke-8 atau ke-9, pada masa awal Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini dibangun menggunakan batu andesit dan mengikuti gaya arsitektur Candi Hindu yang terinspirasi dari Candi Prambanan. Kompleksnya terdiri dari satu candi induk yang menghadap ke timur, dikelilingi oleh tiga candi perwara (pendamping) yang kini hanya tersisa reruntuhannya.

Ciri khas yang menonjol adalah atapnya yang bertingkat dan dihiasi dengan miniatur stupa atau reranting (mahkota kecil) yang tersusun rapi. Meskipun sudah banyak yang rusak, detail ini menunjukkan keahlian pemahat batu kuno.

Di atas pintu masuk Candi Induk, Anda akan melihat pahatan Kalamakara (kepala raksasa tanpa rahang bawah) yang berfungsi sebagai penolak bala. Pahatan ini sangat detail dan menjadi penanda arsitektur Hindu.

Relief Hewan dan Makna Spiritual

Candi Merak kaya akan hiasan relief yang memberikan petunjuk tentang fungsi spiritualnya. Nama "Merak" (Burung Merak) diperkirakan diambil karena ditemukannya relief atau arca Burung Merak di kompleks candi ini (meskipun kini mungkin sulit dilihat). Burung Merak dalam mitologi Hindu sering dikaitkan dengan kendaraan dewa atau simbol keindahan spiritual.

Di dalam bilik candi induk, diperkirakan dahulu terdapat arca Dewa Siwa (atau perwujudan Dewa Hindu lainnya), menunjukkan fungsi candi sebagai tempat pemujaan utama bagi masyarakat Hindu Mataram Kuno.

Berada di lereng Merapi, suasana di sekitar Candi Merak sangat tenang, sejuk, dan asri. Kontras dengan candi yang lebih besar, Merak menawarkan pengalaman ziarah yang damai dan pribadi.

Lokasi Tersembunyi di Utara Klaten

Salah satu alasan Candi Merak dianggap sebagai hidden gem adalah lokasinya yang berada di pinggiran Klaten. Candi Merak terletak di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Klaten yang merupakan wilayah utara Klaten dan tidak jauh dari lereng Gunung Merapi.

Akses menuju candi ini sudah cukup baik, meskipun jalannya relatif lebih kecil dibandingkan jalan menuju Prambanan. Kunjungan ke sini sering kali dihubungkan dengan kunjungan ke situs-situs kecil lain di sekitar Klaten utara.

Candi Merak menjadi contoh penting arsitektur Hindu yang berhasil direstorasi dari reruntuhan. Restorasi yang dilakukan secara bertahap menjaga keaslian jejak sejarah ini.

Candi Merak adalah pengingat bahwa warisan sejarah Klaten tidak hanya terpusat pada candi-candi raksasa. Keindahan arsitektur klasiknya, detail Kalamakara, dan suasana yang tenang di kaki Merapi menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi bagi mereka yang mencari kedamaian sambil belajar sejarah.

Alamat

Dusun I, Candi, Kec. Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57483
Lihat di Peta

Jam Operasional

Hari Jam Buka Jam Tutup
senin 07:30 16:00
selasa 07:30 16:00
rabu 07:30 16:00
kamis 07:30 16:00
jumat 07:30 16:00
sabtu 07:30 16:00
minggu 07:30 16:00

Retribusi

Jenis Harga

Fasilitas

Jenis Jumlah

Location