Candi Sewu
Halo Sobat Pecinta Sejarah!
Pernahkah Anda membayangkan sebuah kompleks candi yang terdiri dari ratusan struktur megah? Jika Anda mengira tempat seperti itu hanya ada di film, maka sambutlah Candi Sewu - permata tersembunyi yang tak kalah memesona dari Candi Prambanan.
Terletak hanya 3 kilometer dari Candi Prambanan, Candi Sewu sering kali menjadi destinasi yang terlupakan padahal menyimpan keindahan dan sejarah yang luar biasa.
Mengapa Disebut "Candi Sewu"?
Nama "Sewu" dalam bahasa Jawa berarti "seribu", namun jumlah sebenarnya adalah 249 candi. Nama ini bersifat simbolis, mencerminkan jumlah yang sangat banyak. Kompleks ini terdiri dari satu candi utama dikelilingi oleh candi-candi kecil yang tersusun rapi.
Sejarah Singkat yang Menakjubkan
Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, bahkan lebih tua dari Candi Prambanan. Berdasarkan Prasasti Manjushrigrha (792 M), candi ini bernama "Manjushrigrha" yang berarti "Rumah Manjushri" - Bodhisattva kebijaksanaan dalam Buddhisme.
Keberadaan Candi Sewu (Buddha) dan Candi Prambanan (Hindu) yang berdekatan membuktikan toleransi beragama yang harmonis pada masa Kerajaan Mataram Kuno.
Keunikan Arsitektur Candi Sewu
Tata Letak Mandala
Tata letak Candi Sewu mengikuti konsep mandala dalam kosmologi Buddha dengan candi utama di tengah sebagai simbol Gunung Meru (pusat alam semesta) dan dikelilingi oleh empat baris candi kecil.
Struktur Utama yang Megah
Candi utama memiliki tinggi sekitar 30 meter dengan fitur unik:
4 ruangan dengan arca Buddha
Ornamen Kala-Makara yang indah
Relief halus di dinding candi
Penjaga Mistis: Arca Dwarapala
Sebelum memasuki kompleks, Anda akan disambut sepasang arca Dwarapala setinggi 2,3 meter yang menjadi penjaga gerbang dengan ekspresi yang sangar.
Fakta Menarik Candi Sewu
Bukti Toleransi - Berdampingan harmonis dengan Candi Hindu Prambanan
Ketahanan terhadap Bencana - Berhasil dipugar setelah gempa besar 2006
Pusat Pendidikan Buddha - Berfungsi sebagai pusat pembelajaran agama
Tips Berkunjung ke Candi Sewu
Lokasi: Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah
Waktu Terbaik: Pagi hari (06.00-10.00) atau sore (15.00-17.30)
Tiket: Terintegrasi dengan kawasan Candi Prambanan
Yang Dibawa: Topi, air minum, kamera, dan sunblock
Mengapa Harus Mengunjungi Candi Sewu?
Candi Sewu menawarkan pengalaman yang berbeda dari candi lainnya. Suasana yang hening, arsitektur yang memukau, dan nilai sejarah yang tinggi membuatnya layak dikunjungi. Lebih tenang dibandingkan Prambanan, Candi Sewu memberikan ruang untuk merenung dan menghargai warisan budaya nenek moyang.
"Candi Sewu bukan sekadar destinasi wisata, tapi laboratorium hidup tentang toleransi, sejarah, dan keagungan peradaban Jawa."
Alamat
Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.KM.16, Bugisan, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Lihat di Peta
Jam Operasional
| Hari | Jam Buka | Jam Tutup |
| senin | 06:00 | 17:00 |
| selasa | 06:00 | 17:00 |
| rabu | 06:00 | 17:00 |
| kamis | 06:00 | 17:00 |
| jumat | 06:00 | 17:00 |
| sabtu | 06:00 | 17:00 |
Retribusi
| Jenis | Harga |
| Tiket Masuk | 40000.00 |
Fasilitas
| Jenis | Jumlah |
| Toilet | 4 |