Wajik dan Jadah Khas Klaten (Oleh-Oleh)

Wajik dan Jadah Khas Klaten (Oleh-Oleh)

Wajik dan Jadah Khas Klaten (Oleh-Oleh)

Manisnya Klaten di Tengah Jalur Utama

Perjalanan darat antara Yogyakarta dan Solo selalu membawa anda melintasi Kabupaten Klaten. Selain terkenal dengan kejernihan umbul-nya, Klaten juga menjadi surga bagi para pencari oleh-oleh tradisional. Lupakan snack modern! Ikon kuliner yang wajib anda bawa pulang adalah Wajik dan Jadah, dua kudapan manis dan legit yang mencerminkan kekayaan rasa Jawa.

Klaten, khususnya di sepanjang jalan utama Jogja-Solo, dipenuhi dengan sentra penjualan kudapan ini. Wajik dan Jadah Klaten memiliki tekstur dan rasa yang otentik, menjadikannya oleh-oleh wajib kunjung yang tak boleh terlewatkan.

Mengenal Dua Ikon Legendaris: Jadah dan Wajik

Meskipun sering dijual bersamaan, Jadah dan Wajik memiliki bahan dasar, rasa, dan tekstur yang berbeda, menjadikannya pasangan kuliner yang sempurna. Jadah terbuat dari beras ketan yang dikukus dan kemudian ditumbuk atau dihaluskan bersama parutan kelapa dan sedikit garam. Hasilnya adalah kudapan dengan rasa gurih dan sedikit asin dengan tekstur yang kenyal. Jadah seringkali dijadikan camilan atau disajikan dalam acara adat.

Wajik memiliki bahan dasar yang sama yaitu beras ketan, tetapi proses pembuatannya melibatkan penambahan gula merah pekat (atau gula Jawa) dan santan. Proses memasak yang lama membuat wajik berwarna cokelat gelap, bertekstur legit, dan memiliki rasa manis yang intens.

Dalam tradisi Jawa, makanan yang terbuat dari ketan seperti Jadah dan Wajik melambangkan persatuan, kekerabatan dan kelekatan.

Sentra Oleh-Oleh Wajib Kunjung di Klaten

Klaten memiliki beberapa sentra oleh-oleh yang legendaris, yang sebagian besar mudah diakses karena berada persis di tepi jalan raya utama. Toko-toko oleh-oleh Wajik dan Jadah banyak ditemukan di sepanjang Jalan Raya Jogja-Solo, terutama di kawasan Delanggu dan sekitarnya, menjadikannya titik rest area kuliner yang ideal.

Di beberapa toko, anda bahkan bisa menyaksikan proses pembuatan wajik yang memakan waktu lama, dari mengukus ketan hingga mengaduk adonan gula merah yang lengket sebuah pengalaman edukatif yang menarik.

Meskipun mempertahankan resep tradisional, banyak produsen kini menawarkan inovasi rasa wajik, seperti wajik pandan atau wajik rasa buah, selain wajik gula merah yang otentik.

Tips Membeli dan Menyajikan Oleh-Oleh

Untuk mendapatkan Wajik dan Jadah terbaik dari Klaten, ikuti beberapa tips berikut:

1. Pilih yang Baru: Selalu pilih wajik dan jadah yang baru dibuat (hangat) untuk mendapatkan tekstur terbaik. Karena keduanya tidak menggunakan pengawet, masa simpannya relatif singkat (sekitar 3–5 hari di suhu ruangan).

2. Jadah Bakar: Jika anda ingin mencoba Jadah dengan cara penyajian berbeda, beli Jadah mentah dan bakar (panggang) sebentar di atas teflon atau arang hingga permukaannya kering dan sedikit renyah.

3. Sajikan dengan Kopi: Wajik dan Jadah adalah pasangan ideal untuk disajikan bersama kopi pahit Klaten atau teh tawar hangat, menyeimbangkan rasa manis dan gurihnya.

Wajik dan Jadah Khas Klaten adalah lebih dari sekadar makanan; ia adalah warisan budaya yang membawa rasa manis, gurih, dan filosofi kebersamaan dari Klaten. Mengunjungi Klaten tanpa mampir ke sentra oleh-oleh ini terasa tidak lengkap.

Alamat

Jl. Solo - JogjaKabupaten Klaten, Jawa Tengah
Lihat di Peta

Jam Operasional

Hari Jam Buka Jam Tutup

Retribusi

Jenis Harga

Fasilitas

Jenis Jumlah

Location